Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
PEMERINTAH

Kepri Raih Terbaik 1 Nasional untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting

×

Kepri Raih Terbaik 1 Nasional untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting

Sebarkan artikel ini
Kepri Raih Terbaik 1 Nasional untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting
Kepri Raih Terbaik 1 Nasional untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting. (Foto : Ist)

PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kembali meraih prestasi tingkat nasional setelah dinobatkan sebagai Terbaik 1 kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri.

Penghargaan tersebut diterima Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura dan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto di Wyndham Opi Hotel Palembang pada Minggu, 26 April 2026.

Example 300x600

Penghargaan tersebut diberikan atas capaian Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam upaya penurunan angka kemiskinan dan stunting di daerah.

Usai menerima penghargaan, Nyanyang menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih Pemerintah Provinsi Kepri.

β€œIni capaian yang tentu berkat adanya dukungan dari banyak pihak. Di internal Pemprov Kepri, instansi terkait lainnya, dan tentu saja dukungan dari masyarakat Kepri secara umumnya,” kata Nyanyang.

Ia menegaskan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Provinsi Kepri untuk terus memperkuat program penanggulangan kemiskinan dan penurunan angka stunting.

β€œTentu, kami bersama Gubernur Kepri Bapak Ansar Ahmad menganggap ini menjadi kewajiban yang harus terus diupayakan. Tentu kita selalu berharap dukungan serta doa dari masyarakat,” tambahnya.

Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah dengan kinerja terbaik dalam empat kategori, yakni penurunan tingkat pengangguran, penurunan kemiskinan dan stunting, creative financing, serta pengendalian inflasi.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dalam mendorong peningkatan kinerja daerah melalui pemberian insentif fiskal berbasis capaian kinerja daerah.

Dalam skema penghargaan tersebut, daerah peraih juara pertama mendapatkan insentif fiskal sebesar Rp3 miliar dari Kementerian Dalam Negeri. ***