TANJUNGPINANG — Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dinilai berhasil meningkatkan kualitas hidup masyarakat, seiring capaian pembangunan yang menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.
Penilaian tersebut disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kepri yang digelar pada Senin, 6 April 2026, di Aula Wan Seri Beni, Dompak.
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menyampaikan bahwa peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kepri tercermin dari tingginya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 80,53.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan keberhasilan pembangunan di berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, dan ekonomi yang berjalan secara berimbang.
Ia menilai peningkatan kualitas hidup ini menjadi indikator penting keberhasilan pembangunan daerah.
Selain itu, penurunan tingkat pengangguran serta stabilitas inflasi juga turut mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kepulauan Riau.
Kondisi ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pemerataan manfaat bagi masyarakat.
“Kekompakan adalah kunci untuk mempertahankan capaian yang sudah baik ini,” tegasnya.
Dengan berbagai capaian tersebut, Kepri dinilai memiliki fondasi yang kuat untuk terus mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Meski demikian, pemerintah daerah diingatkan untuk tetap menjaga konsistensi kebijakan agar peningkatan kualitas hidup masyarakat dapat terus berlanjut.
Musrenbang menjadi forum strategis untuk merumuskan langkah-langkah ke depan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. ***











