JAKARTA – Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menjadi acuan utama dalam menentukan standar kompetensi di bidang keamanan. Pada Jumat, 10 April 2026, pelaksanaan uji kompetensi Gada Utama kembali menegaskan pentingnya peran lembaga ini dalam menjaga kualitas profesi secara nasional.
Sebanyak 28 manajer dan direktur keamanan dari berbagai wilayah Indonesia mengikuti uji kompetensi yang menjadi bagian dari sistem sertifikasi di bawah pengawasan BNSP.
Melalui mekanisme tersebut, BNSP memastikan bahwa setiap tenaga profesional yang memperoleh sertifikasi telah memenuhi standar kompetensi yang berlaku secara nasional. Hal ini menjadi penting mengingat peran pimpinan keamanan berkaitan langsung dengan pengelolaan risiko dan stabilitas di berbagai sektor.
Sertifikasi Gada Utama yang difasilitasi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) menjadi salah satu implementasi dari standar yang ditetapkan BNSP. Proses ini mencakup pengujian kemampuan teknis hingga manajerial yang kompleks.
Salah satu peserta, Deni Fredian, menilai bahwa keberadaan BNSP memberikan kepastian terhadap kualitas sertifikasi yang diperoleh. Ia menyebut bahwa pengakuan nasional menjadi nilai penting bagi para profesional di bidang keamanan.
“Alhamdulillah, hari ini saya dinyatakan lulus oleh asesor. Ini bukan sekadar ujian, tapi pembuktian bahwa standar manajerial keamanan yang kami miliki tetap relevan dan diakui secara nasional oleh BNSP,” ujarnya.
Secara tidak langsung, ia juga menegaskan bahwa standar yang ditetapkan BNSP meningkatkan kepercayaan instansi maupun perusahaan terhadap tenaga keamanan yang telah tersertifikasi.
Dengan sistem sertifikasi yang terstruktur, BNSP berperan dalam menjaga kualitas sumber daya manusia di bidang jasa pengamanan sekaligus mendorong profesionalisme di tingkat nasional.
Selain itu, peserta yang dinyatakan lulus juga memiliki peluang untuk melanjutkan ke jenjang sebagai asesor kompetensi, yang menjadi bagian dari penguatan sistem sertifikasi itu sendiri.
Langkah ini menunjukkan bahwa BNSP tidak hanya berperan sebagai pemberi pengakuan, tetapi juga sebagai penggerak utama dalam membangun ekosistem profesi keamanan yang berkelanjutan di Indonesia. ***











