JAKARTA – Jakarta tengah menyiapkan sebuah konsep wisata baru yang memadukan kuliner, budaya, dan sejarah dalam satu perjalanan. Program bertajuk Nyahi on The Bus itu digagas sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas budaya Betawi sekaligus menghadirkan pengalaman wisata yang berbeda bagi masyarakat dan wisatawan.
Konsep ini menggabungkan tradisi Nyahi atau budaya minum teh khas Betawi dengan sajian kuliner Jakarta serta cerita perjalanan sejarah ibu kota dalam satu paket wisata tematik.
Melalui program tersebut, peserta akan diajak menikmati suasana khas Betawi sembari mengenal berbagai warisan budaya yang menjadi bagian dari perkembangan Jakarta hingga saat ini.
Rencana pengembangan Nyahi on The Bus menjadi salah satu pembahasan dalam seminar budaya dan gastronomi bertajuk “Nyahi, Warisan Rasa Betawi: Potensi Wisata Budaya, Ekonomi Kreatif, dan Penguatan UMKM Jakarta” yang berlangsung di Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, Rabu, 17 Juni 2026.
Kegiatan yang digagas DPD IKABOGA Provinsi DKI Jakarta bersama berbagai pemangku kepentingan tersebut menjadi wadah untuk membahas peluang pengembangan Nyahi sebagai daya tarik wisata budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif.
Ketua Panitia, Indah Erniawati, S.E., mengatakan Nyahi memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kekuatan budaya yang relevan dengan kebutuhan Jakarta sebagai kota modern.
“Melalui seminar ini, kami ingin membangun pemahaman bersama bahwa Nyahi bukan hanya tradisi masa lalu, tetapi juga memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai kekuatan budaya, pariwisata, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan UMKM Jakarta di masa depan,” katanya.
Menurutnya, tradisi Nyahi menyimpan nilai-nilai penting seperti kebersamaan, keramahan, penghormatan kepada tamu, serta keberagaman budaya yang telah lama menjadi karakter masyarakat Jakarta.
Karena itu, pengembangan Nyahi on The Bus tidak hanya diarahkan sebagai produk wisata, tetapi juga sarana memperkenalkan warisan budaya Betawi kepada generasi muda dan wisatawan.
Program tersebut juga diharapkan mampu menghadirkan pengalaman yang lebih interaktif dibandingkan wisata kota pada umumnya. Dalam satu perjalanan, peserta dapat menikmati kuliner khas Jakarta sekaligus memahami kisah-kisah budaya yang membentuk identitas ibu kota.
Selain menjadi inovasi wisata gastronomi, Nyahi on The Bus diproyeksikan sebagai media promosi budaya Jakarta yang dapat menjangkau wisatawan domestik maupun mancanegara.
Berbagai persiapan dan kolaborasi lintas sektor saat ini terus dilakukan untuk mewujudkan program tersebut. Inisiatif ini menjadi bagian dari rangkaian penguatan budaya Betawi menjelang perayaan 500 tahun Jakarta.
Melalui konsep wisata yang menggabungkan rasa, cerita, dan pengalaman budaya, Nyahi on The Bus diharapkan dapat menjadi wajah baru pariwisata Jakarta yang lebih autentik, inklusif, dan berakar pada identitas lokal. ***











